Mau Seks Gratis Pria Jepang 44 Tahun Perlihatkan ID Polisi Palsu

Seorang pria Jepang berusia 44 tahun, Takashi Oshi ditangkap polisi kemarin (19/2/2017) di kota Fukuoka karena menggunakan kartu identitas polisi palsu saat ingin melakukan hubungan seks dengannya.

“Wanita yang dikenal dari situs pacaran pintar. Dia mengambil foto identitas palsu itu dan konsultasi dengan polisi dengan cepat sehingga ketahuan kasus tersebut,” papar sumber JIEF  Senin ini (20/2/2017.

Oishi yang bertemu dan berkencan lewat situs pacaran, sebelum melakukan hubungan seks memperlihatkan dulu identitasnya seolah sebagai polisi.

Wanita pelajar Fukuoka itu sembunyi-sembunyi memotret identitas tersebut dan pamit sejenak dari tersangka, langsung ke polisi konsultasi konfirmasi identitas tersebut.

Polisi mengatakan palsu dan bersama polisi menangkap tersangka yang ternyata pengangguran tersebut.

Kasus serupa pernah terjadi 11 Juni 2016 di Kagoshima Yukio Orita (50) karyawan perusahaan juga melakukan hal serupa kepada seorang wanita berusia 24 tahun di sebuah hotel.

Mau merasakan seks gratis menakutkan sang wanita dengan identitas polisi palsunya agar tidak bayar.

Orita berkenalan dengan wanita juga melalui situs kencan Jepang.

Polisi masih mengusut banyaknya identitas palsu polisi Jepang tersebut yang diperdagangkan dengan harga sekitar 50.000 yen saat ini, lebih murah ketimbang beberapa tahun lalu bisa ratusan ribu yen.

“Ada kemungkinan mafia Jepang (yakuza) juga terlibat dalam pembuatan barang palsu ini, karena bisnis menguntungkan tampaknya,” papar sumber itu lagi.

Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in

Be the first to comment

Leave a Reply