{"id":577,"date":"2017-04-23T13:04:49","date_gmt":"2017-04-23T06:04:49","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jief.biz\/beta\/?p=577"},"modified":"2017-04-23T13:05:16","modified_gmt":"2017-04-23T06:05:16","slug":"koinobori-berkibar-sambut-hari-anak-anak-di-jepang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/koinobori-berkibar-sambut-hari-anak-anak-di-jepang\/","title":{"rendered":"Koinobori Berkibar Sambut Hari Anak-anak di Jepang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Saatnya koinobori (bendera berbentuk ikan koi) berkibar di musim semi Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekitar 350 koinobori berkibar di sekitar taman yang ada di Tarui-machi, Aikawa, Fuwa-gun Perfektur Gifu Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Festival kemeriahan koinobori juga dilangsungkan dengan pengibaran koinobori bersamaan, bahkan sampai melintasi (melintang) di tengah sungai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak pasangan dan anak-anak bergembira sambil membawa makan siangnya, mengambil foto bersama, bahkan berenang di sungai yang bersih di Jepang.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemeriahan dan pajangan koinobori ini akan ada biasanya sampai dengan 14 Mei mendatang.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koinobori sebenarnya merupakan bendera berbentuk ikan koi yang dikibarkan di rumah-rumah di Jepang oleh orang tua yang memiliki anak laki-laki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengibaran koinobori dilakukan untuk menyambut perayaan Tango no Sekku, Hari Anak-anak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut penanggalan Imlek, Tango no Sekku jatuh pada tanggal 5 Mei ketika Asia Timur sedang musim hujan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Orang tua yang memiliki anak laki-laki mengibarkan koinobori hingga hari Tango no Sekku untuk mendoakan agar anak laki-lakinya menjadi orang dewasa yang sukses.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah Jepang memakai kalender Gregorian, koinobori dikibarkan hingga Hari Anak-anak (5 Mei).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koinobori yang tertiup angin telah menjadi simbol perayaan Hari Anak-anak. Kalau zaman dulu koinobori berkibar di tengah musim hujan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koinobori biasanya mengingatkan orang Jepang tentang langit biru yang cerah di akhir musim semi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Satu set koinobori terdiri dari ryudama, yaguruma, fukinagashi, dan bendera-bendera ikan koi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tradisi pengibaran koinobori di halaman rumah dimulai oleh kalangan samurai pada pertengahan zaman Edo (1603 &#8211; 1867).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mereka memiliki tradisi merayakan Tango no Sekku dengan memajang peralatan bela diri, seperti yoroi, kabuto, dan boneka samurai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, mereka membuat koinobori dari kertas, kain, atau kain bekas yang dijahit dan digambari ikan koi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koinobori dibuat agar bisa berkibar dan menggelembung bila tertiup angin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lukisan koinobori asal zaman Edo oleh Hiroshige (Bukit Suruga dan Jembatan Suido) dari Seratus Pemandangan Terkenal dari Edo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada awalnya, orang Jepang hanya mengibarkan koinobori berwarna hitam yang disebut magoi. Koi yang dikibarkan paling atas melambangkan putra sulung dalam keluarga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai hiasan yang dibuat untuk meramaikan perayaan, koinobori warna lain juga berangsur-angsur mulai dibuat, dan semuanya melambangkan anak laki-laki dalam keluarga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejak zaman Meiji, koinobori berwarna merah yang disebut higoi mulai dikibarkan untuk menemani koinobori berwarna hitam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tradisi pengibaran koinobori biru dimulai sejak zaman Showa. Ukuran koinobori biru (kogoi) lebih kecil dari koinobori merah atau hitam, dan melambangkan anak koi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada zaman sekarang sering dijumpai koinobori warna hijau dan oranye yang dimaksudkan sebagai anak-anak koi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di beberapa tempat di Jepang, koinobori bukan saja milik anak laki-laki. Koinobori yang melambangkan adanya anak perempuan dalam keluarga juga ingin ikut dikibarkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tersedianya koinobori warna cerah seperti oranye kemungkinan ditujukan untuk keluarga yang memiliki anak perempuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada 1931, pencipta lagu Miyako Kondo menulis lagu berjudul &#8220;Koinobori&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam lirik lagu tersebut, koinobori yang besar dan berwarna hitam adalah bapak koi dan koinobori warna lain yang lebih kecil adalah anak-anak koi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Konsep dari lirik lagu tersebut diterima secara luas di tengah rakyat yang sedang di bawah pemerintahan militer.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seusai Perang Dunia II, peran wanita makin penting, dan koinobori warna merah dipakai untuk melambangkan ibu koi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Satu set koinobori akhirnya secara lengkap melambangkan keluarga yang utuh ayah, ibu, dan putra-putrinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga kini, lagu &#8220;Koinobori&#8221; ciptaan Miyako Kondo tetap dinyanyikan anak-anak, namun liriknya tetap sama seperti ketika diciptakan pada tahun 1931.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berkibarnya koinobori sudah menjadi pemandangan langka di kota-kota besar di Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Makin sedikitnya keluarga di Jepang yang memiliki anak kecil mungkin menjadi penyebabnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, penduduk kota besar tidak lagi tinggal di kompleks perumahan, melainkan di apartemen (mansion) yang tidak memiliki halaman untuk mengibarkan koinobori.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"mh-excerpt\"><p>Saatnya koinobori (bendera berbentuk ikan koi) berkibar di musim semi Jepang. Sekitar 350 koinobori berkibar di sekitar taman yang ada di Tarui-machi, Aikawa, Fuwa-gun Perfektur <a class=\"mh-excerpt-more\" href=\"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/koinobori-berkibar-sambut-hari-anak-anak-di-jepang\/\" title=\"Koinobori Berkibar Sambut Hari Anak-anak di Jepang\">[&#8230;]<\/a><\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":4,"featured_media":578,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/577"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=577"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/577\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":581,"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/577\/revisions\/581"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/media\/578"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.tokobbb.com\/beta\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}